Seiring
dengan penemuan teknologi jaringan komputer, pada saat yang bersamaan
manusia mulai mengenal jenis jenis jaringan komputer. Penggunaan
jaringan komputer ini merupakan pengembangan dari teknologi komputer
yang sudah terlebih dahulu ditemukan manusia.
Penemuan
jenis jenis jaringan komputer tersebut, secara tidak langsung
menjadikan perangkat komputer memiliki peran yan lebih luas dibandingkan
ketika pertama kali ditemukan. Dengan menghubungkan sebuah komputer
pada jaringan, memungkinkan sebuah komputer memiliki akses terhadap
komputer lain yang juga terhubung dalam jaringan tersebut. Selain itu
hal ini menjadikan manusia lebih mudah dalam melakukan interaksi dengan
pihak lain dengan alat bantu komputer tersebut.
Jenis Jaringan Secara Umum
Secara
umum, jenis jenis jaringan komputer yang banyak digunakan manusia pada
saat ini bisa dikategorikan ke dalam dua kelompok. Kedua jenis jaringan
tersebut yaitu :
- Jenis Jenis jaringan Komputer peeer to peer
Untuk
jenis jaringan peer to peer ini, biasanya digunakan untuk sebuah
organisasi kecil yang di dalamnya tidak memiliki banyak informasi
rahasia. Pada sistem ini, setiap perangkat komputer yang ada di dalam
ruangan tersebut, akan saling terhubung satu sama lain dengan posisi
sama. Maksudnya, tidak ada satu komputer yang memiliki fungsi utama atau
sebagai server dalam jaringan tersebut.
Ituah
mengapa, setiap komputer yang terhubung tersebut disebut dengan peer.
Dengan sistem ini, setiap komputer bisa digunakan untuk mengakses data
yang tersimpan pada komputer lain. Sehingga, apabila suatu organisasi
memiliki banyak data yang membutuhkan tingkat keamanan tinggi, tidak
disarankan menggunakan sistem jaringan ini.
2. Jenis Jenis Jaringan Komputer Terhubung Server
Sedangkan
untuk jenis jenis jaringan komputer berbasis server tersebut memiliki
konsep yang berbeda dengan jenis jaringan peer to peer di atas. Untuk
jaringan berbasis server, setiap komputer akan terhubung pada sebuah
komputer utama yang berfungsi sebagai komputer utama.
Dengan
demikian, akan terdapat pembagian kerja antara komputer yang berfungsi
sebagai klient atau peer dengan komputer server. Komputer klien biasanya
hanya digunakan untuk pengolahan data atau aplikasi kerja seperti
pembuatan kertas kerja, akuntansi, komunikasi. Sementara untuk proses
penyimpanan data serta manajemen dokumen dan manajemen jaringan komputer
akan terpusat pada komputer server.
Dengan
konsep jaringan berbasis server ini, memungkinkan setiap klient untuk
menggunakan aplikasi program yang terdapat pada sistem komputer atau
prosessor lain. Sehingga hal ini tidak menyebabkan beban kerja dari
komputer klient terhambat meski pun memiliki spesifikasi perangkat
keras yang kurang begitu sempurna. Sebab, setiap klient dan server akan
saling menutupi kelemahan dari klient lainnya.
Jenis Jaringan Komputer Lainnya
Selain
kedua jenis yang secara umum paling mudah dijumpai, masih terdapat
beberapa jenis jaringan komputer lain yang banyak digunakan sesuai
dengan kebutuhan masing-masing pihak. Diantaranya adalah jenis jenis
jaringan komputer yang disebut dengan Model OSI.
Model
OSI ini merupakan sebuah sistem komunikasi komputer yang sudah disusun
dalam sebuah standar tertentu. OSI sendiri merupakan singkatan dari Open
System Interconnection. Perancang dari konsep OSI ini adalah
International Standar Organiation yang berhasil menciptakan konsep OSI
pada tahun 1974. Namun, konsep ini baru disetujui pada tahun 1983 untuk
bisa digunakan oleh seluruh produsen.
Kosep
ini menjadi dasar perancangan berbagai sistem jaringan, terutama
jaringan nirkabel seperti Local Area Network (LAN) atau juga
Metropolitan Locak Area Network (MLAN). Dengan menggunakan jenis
jaringan komputer berbasis OSI ini, setiap produk yang dibuat oleh
produsen, bisa diintegrasikan dengan produk yang dibuat oleh perusahaan
lain karena sudah ada standarisasi sistem.
Macam Jaringan Wireless
Salah
satu jenis jaringan yang pada saat ini mulai populer adalah jenis
jaringan nirkabel atau wireless. Jenis jaringan ini memanfaatkan sinyal
gelombang radio untuk memancarkan data yang akan ditangkap oleh
komputer. Sistem ini menggantikan konsep jaringan kabel yang dianggap
kurang praktis serta memiliki banyak keterbatasan. Beberapa jenis
jaringan wireless ini antara lain adalah :
- Wireless Wide Area Networks
Teknologi
ini menciptakan sistem jaringan tanpa kabel dengan memanfaatkan
jaringan baik dari jaringan publik atau privat. Dengan menggunakan
sistem ini, jangkauan yang bisa dicakup sangat luas seperti dalam
lingkup kota. Hal ini dimungkinkan dengan memancarkan sinyal melalui
antena yang memantulkan sinyal dari pusat.
Selain
menggunakan antena, pemancaran sinyal juga menggunakan satelit dari
operator telepon. Dengan sistem ini, masyarakat bisa menikmati layanan
berbasis 3G atau Thirg generation. Teknologi ini berbasis jaringan
telepon seluler yang menggunakan gelombang GSM atau CDMA. Kelebihan dari
konsep 3 G ini adalah bahwa sistem tersebut sudah bisa digunakan di
seluruh penjuru dunia karena adanya standarisasi secara global.
2. Wireless Metropolitan Area Networks
Perbedaan
mendasar dari sistem ini dengan WWAN terletak pada luas kawasan yang
bisa dijangkau. Pada sistem wireless metropolitan area network, sinyal
yang dipancarkan hanya bisa ditangkap dalam jarak tertentu yang
terbatas, seperti dalam wilayah kota.
Sistem
ini menghubungkan semua komputer yang ada di setiap wilayah dalam
radius tertentu. Seperti gedung perkantoran atau komputer yang ada di
rumah atau sekolah. Dengan konsep wirelees maka biaya investasi bisa
ditekan karena penyedia jasa tidak membutuhkan lagi perangkat serat
optik atau kabel tembaga.
Hanya
saja, beberapa wilayah yang menggunakan sistem ini masih memposisikan
sebagai sistem cadangan untuk jenis jaringan berbasis kabel. Sistem ini
hanya digunkana ketika jaringan kabel mengalami gangguan. sistem WMAN
ini memanfaatkan gelombang radio atau infra merah sebagai pemancar
sinyal.
3. Wireless Local Area Networks
Sistem
ini merupakan jenis jaringan tanpa kabel yang daya jangkau sinyalnya
sangat terbatas dan bersifat lokal. Jaringan ini banyak dijumpai pada
wilayah publik seperti bandara, rumah makan, hotel atau lembaga
pendidikan seperti sekolah atau kampus.
Di
beberapa gedung perkantoran, banyak pula yang sudah menggunakan sistem
jaringan WLAN ini. Hanya saja, sistem ini hanya digunakan ketika sistem
jaringan utama yang masih mengandalkan jaringan kabel mengalami masalah.
Selain itu, sistem WLAN ini banyak dimanfaatkan oleh gedung perkantoran
apabila mereka mengalami kesulitan dalam proses instalasi kabel
jaringan atau juga bila hendak dimanfaatkan dalam masa pendek. Misalnya
untuk ajang kegiatan pelatihan.
Untuk
menciptakan jaringan Wireless Local Area Network ini, memanfaatkan
stasiun wireless yang terhubung dengan acces point nirkabel. Stasiun
wireless ini berfungsi menghubungkan stasisuan serta backbone jaringan
yang sudah tersedia.
4. Campus Area Network
Campus
Area Network merupakan sebuah sistem jaringan nirkabel yang bersifat
khusus. Sebagiamana namanya, sistem jaringan ini hanya terdapat pada
lemba pendidikan yang sudah memiliki nama atau juga digunakan oleh
lembaga perkantoran secara terbatas.
Secara
konsep, pembangunan jaringan ini menyerupai jenis jaringan nirkabel
lain yang sudah ada. Hanya saja, perbedaan yang mendasar selain pengguna
jaringan yang berasal dari kalangan tertentu saja, wilayah jangkauan
yang bisa dicapai oleh jaringan ini sangat terbatas. Pada beberapa
operator sistem jaringan ini, sering melakukan proteksi dengan membuat
jaringan pengaman menggunakan kata sandi untuk mereka yang ingin
menikmati layanan tersebut. Hal ini untuk mencegah penggunaan jaringan
ini oleh pihak di luar lembaga tersebut yang bisa berdampak pada kinerja
jaringan.






0 komentar:
Posting Komentar